Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

Jenis Malware dan Gejala Malware

Jenis-Jenis Malware (Malicious Software) Malware adalah setiap kode komputer yang dapat di gunakan untuk mencuri data, melewati kontrol akses, serta menimbulkan bahaya terhadap atau merusak sistem. Beberapa jenis malware yang umum :         - Spyware                                        - Virus         - Adware                                         - Trojan horse         - Bot                                                - Worms         - Ransomware                                 ...

Penyerangan dan Tenaga Professional Keamanan Cyber

Penyerangan dan Tenaga Professional Keamanan Cyber 1. Profil Penyerang Cyber Script kiddie (Amatir) Penyerang dengan sedikit keahlian atau tidak memiliki keahlian, sering menggunakan alat bantu yang ada atau petunjuk yang ditemukan di internet untuk melancarkan serangan. Hacker Kelompok Penyerang ini membobol masuk ke komputer atau jaringan untuk mendapatkan akses. Tergantung pada tujuan pembobolan, penyerang ini digolongkan sebagai White hat, Gray hat, dan Black hat. Organized Hacker Peretas ini mencakup organisasi penjahat cyber, hacktivis, teroris, dan peretas yang didukung negara. Pelaku kejahatan cyber biasanya adalah kelompok penjahat profesional yang berfokus untuk mendapatkan kontrol, kekuasaan, dan kekayaan. Ancaman Internal dan Eksternal Ancaman Keamanan Internal Serangan dapat berasal dari dalam atau luar organisasi. Seorang pengguna internal, misalnya karyawan atau mitra kontrak, dapat secara tidak sengaja atau secara sengaja : ...

Informasi Keamanan Jaringan

Aspek Dari Keamanan Jaringan Garfinkel dalam "Practical UNIX & Internet Security" mengemukakan bahwa keamanan komputer (Computer Security) melingkupi empat aspek, yaitu privacy, integrity, authentication, dan availability. Selain hal di atas, ada dua aspek yang kaitannya dengan electronic commerce, yaitu access control dan non-repudiation Privacy / Confidentiality adalah usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. Privacy lebih kearah data-data yang sifatnya privat sedangkan confidentiality berhubungan dengan data yang di berikan le pihak lain untuk keperluan tertentu        2. Integrity  Aspek ini menekankan informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi. Serangan : virus, trojan horse, pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin merupakan contoh masalah yang harus dihadapi. Sebuah email dapat saja "ditangkap" (intercept) di tengah jalan, diubah isinya (altered, tampered, modified), kemudian dit...